Uang dan mimpiku.






Semua orang di dunia ini butuh uang. Banyak cara dilakukan untuk mendapatkan uang. Mulai dari yang paling beradab sampai yang paling biadab sekalipun. Seolah-olah, uang sudah menjadi raja(mungkin memang) di dunia ini. Kesenjangan sosial yang ada, salah satunya juga gara-gara benda bernama uang. Apartemen mewah yang tingginya nggak kira-kira, bersebelahan sama "apartemen" milik orang-orang yang kurang mampu...hmmm..pemandangan yang merusak mata.

Kenapa semua orang berlomba-lomba untuk mendapatkan uang??? Toh, saat mati nanti, semua itu akan ditinggalkan. Apa iya sih, mobil mewah, duit segepok, mau ikut dikubur???gila...
'Dia' nggak butuh itu semua kok...
"Di Sana", manusia dinilai dari semua tindakan yang dilakukan...bukan harta yang dipunyai...
'Dia' hanya menilai segalanya dari kasih...dari perhatian kita terhadap sesama dan lingkungan dimana kita hidup...

Lalu, bagaimana dengan perputaran uang yang mungkin nggak bisa dihentikan lagi??

Saya membayangkan...
Jika semua negara di dunia ini sepakat untuk menghentikan perputaran uang. Membakar semua uang yang ada di dunia ini...Orang akan belajar untuk memberi dengan cuma-cuma, dengan kasih yang dia punya..
Maling mungkin juga akan pensiun...
Nggak ada rampok, nggak ada tukang jagal...


Tapiiiii....
Pejabat-pejabat dan orang-orang yang selama ini bersaing menjadi orang terkaya sedunia, akan menangis semalam...hahahahaha....
Gimana enggak, duit yang selama ini jadi "makanan sehari-hari" mereka, begitu aja dibakar...mereka jadi setara dengan pengemis yang ada di jalanan...

Trus kenapa???
Pada akhirnya memang gitu kan???

Mungkin (baca: memang) ini tulisan paling bodoh yang pernah saya tulis..khayalan paling aneh dan norak yang pernah saya bayangkan...
"memangnya gampang, menghentikan perputaran uang di dunia???? sok cerdas kau.."
pasti semua "ahli" dalam bidang ini bertanya-tanya, mungkin juga memaki...

Maaf saja, buat yang membaca postingan saya ini..yang mungkin lebih ahli dari saya dalam bidang ini,
Saya cuma menterjemahkan khayalan saya aja kok...bukan bermaksud menggurui atau sok tau...

Semua orang kan boleh bermimpi, berkhayal, selama itu gratiss...



Mimpi adalah kunci, untuk kita menakhlukkan dunia...
Berlarilah, tanpa lelah sampai engkau meraihnya..
Laskar Pelangi, takkan terikat, waktu...
Bebaskan mimpimu di angkasa, warnai bintang di jiwa...

*Menarilah dan terus tertawa, walau dunia tak seindah surga, bersyukurlah pada yang kuasa, cinta kita di duniaaaaa.............SELAMANYA!!

Selamat bermimpi...

2 Response to "Uang dan mimpiku."

  1. achie says:
    Sabtu, 03 Januari, 2009

    Salam kenal jg puspa..

    Emg c uang ga dbawa mati..
    Tapi ga muna juga qta hidup d dunia butuh uang..
    Yg plg penting c qta bs nyeimbangin apa yang qta punya di dunia dgn bekal qt d akherat nanti..
    Kali aja uang itu bs dgunain utk membawa qta ke jalan Nya.. :)

  2. moerti says:
    Sabtu, 03 Januari, 2009

    Uang...lagi-lagi uang....
    Aku suka uang, tapi kok susah nyari'nya ya...
    Yah....seandainya didunia ini uang dihapuskan,terus nanti kalo aku kerja di bayar pake apa ya..? nanti semua orang gak bisa pake baju bagus, gak bisa pake kosmetik, gak bisa merawat diri...ntar jadi jelek smua orang didunia ini...
    Mungkin bukan uang dalam arti harafiah ya mbak..tapi uang dalam bentuk rekening aja,,,jadi gak usah repot2...tinggal gesek aja...hehehe....
    @ lam kenal ya dariku...

Posting Komentar