piece of..

helooo! :))
posting kali ini, aku nggak mau bicara banyak.. mau post gambar-gambar aja, yang selama ini aku pelajari dan kerjakan.. mau dibilang pamer ya nggak papa, tapi lebih ke arah sharing aja sih..dan membutuhkan banyak saran2.. let's check this out..

spa and beauty care centre


rumah tinggal dan agen tiket bus (TROPIS)


rumah tinggal (dan tempat usaha) NOTARIS


puskesmas


rumah tinggal




interior banking hall








redesain alun-alun kabupaten pekalongan




perancangan kota - jalan dokter sutomo semarang
(ini sebenernya ada detail redesainnya, tapi kok filenya pas dicari engga ada yaa) hahaha




redesain taman KB semarang

just wanna share.. mari saling berbagi dan memberi saran, terimakasiiihh :)

sense of priority

spada! :)

jumpa lagi sama saya teman2... kali ini lagi kepengen bercerita soal priorias..nggak boong deh, masalah yang satu ini kadang juga jadi masalah buat saya. hehehe. jadi yaaa sedikit sharing aja.. semoga berguna :))


kita sebagai manusia, nggak bisa kan melakukan berbagai macem kegiatan dalam satu waktu. oleh karena itu, kita butuh yang namanya prioritas.
Jujur aja, menentukan prioritas itu sangat mudah. tapi menjalankannya yang susah. cenderung empot2an malahan.

Prioritas itu ada, biar kita bisa belajar buat ngalahin sisi egois dalam diri kita. kalo kita cuman nurutin semua kemauan diri sendiri aja, skala prioritas nggak akan jalan. misalnya nih, kita punya banyak hal yang harus dilakukan pada satu hari itu. tapi, mungkin cuaca dan mood dan lingkungan lagi nggak mendukung banget buat kita menjalankan kegiatan kita itu. kalo nggak ada prioritas, pasti semua orang milih buat diem aja di rumah, dan melupakan kegiatan yang seharusnya mereka kerjakan itu. Apalagi kalo banyak hal disekitarnya mendukung untuk bermalas-malasan.

Dengan mengetahui skala prioritas kita tu apa aja, semua yang terjadi dalam hidup kita jadi teratur. kita tau mana yang penting , kurang penting sampe yang nggak penting. kegiatan dengan prioritas terendah bukan berarti nggak berguna buat dikerjakan. tetap berguna, tapi ketika dilakukan setelah prioritas utama.
Pengaturan skala prioritas itu menentukan bagaimana cara kerja kita.

kita nggak akan pernah merasa WASTING TIME, karena kita melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang seharusnya kita lakukan.

mari merancang prioritas kita. dan belajar untuk melaksanakannya dengan baik:)

not forgotten, but forgiven

"when you trully care with someone, their mistakes never changes our feelings because it is the mind gets angry but the heart still care."
So many things could be made better with just a simple apology. Too bad most people dont know how to say I'm sorry, & others will not accept.

Semua orang pasti pernah marah. Di saat emosi meluap seperti itu, pikiran akan bekerja dengan tidak jernih. Maka dari itu pernah ada pepatah bilang kalo lagi marah, jangan pernah ambil keputusan apapun.

Marah itu bisa diekspresikan dalam banyak hal.
1. Tipe orang yang ekspresif. marahnya lisan. diomongin langsung. prinsipnya, yang penting perasaannya dia lega. masalah orang yang dia marahin itu sakit hati ato nggak, dia ngga peduli. toh orang tsb sudah membuat dia jengkel, dan sudah sepantasnya kalo dia harus menerima "sanksi" berupa sakit hati.

2.Tipe orang yang kondisional. bukan kondisioner lho yaa. beda itu. *krik* orang ini bisa baca situasi. Tau kapan dia harus marah secara lisan, ato cukup pake tulisan aja. istilahnya,kapan mau nyuruh orang buat walk out, kapan cuman ngasih surat peringatan doang. hehe.

3. Tipe yang ngga ekspresif. marah bisa, tapi nggak langsung verbal, lisan. pasti bisanya ngungkapin kalo pake media lain selain tatap muka langsung. bukan karena ngga berani, tapi memang karakter aja.lebih bebas mengungkapkan semuanya ke tulisan.

4. Tipe yang susah marah.nah ini nih yang bahaya. dia bisa aja nahan perasaannya, sampe entah gimana, karena nggak enak mau marah sama orang. kadang, dia bisa meledak-ledak sekalinya marah. dan jatohnya jadi kasar kata2nya. sebenrnya bukan maunya dia juga kayak begitu. tapi mungkin karena jaraaang banget marah, jadi sekali marah keliatan gimanaa gitu.


Tapi terlepas dari kata marah dan sebel dan lain-lain, semua itu bisa pelan-pelan dihapus dengan FORGIVENESS.

Mungkin, alesan kenapa seseorang membuat kita menjadi marah itu susah dilupakan. Kalo melulu nginget2 kesalahan orang yang bikin kita jadi sakit hati, hidup kita toh ngga akan tenang. isinya cuma dendam, marah, emosi. nggak ada berkatnya sama sekali.

Memang tidak mudah untuk bilang "oke, nggak papa. fine. kita kembali kayak dulu sebelom peristiwa marah itu terjadi" . Semua butuh proses. Tapi nggak selamanya kita minta dimaklumi, "kan aku sedang dalam proses, ya ngga bisalah maafin gitu aja. gimanapun dia butuh sanksi." NO!
sampe kapan mau berproses?

yang perlu kita inget, waktu kita mau memaafkan orang yang berbuat salah sama kita adalah : inget semua kebaikan yang pernah dia lakukan buat kita. inget semua pengorbanan yang pernah dia lakukan ke kita, inget semua hal yang pernah dia lakukan untuk membuat kita bahagia.
cuma perlu itu. inget semua itu. yang mungkin selama ini dia ngga pernah minta imbalan untuk semua kebaikan2 itu.
memaafkan dia bukan berarti kamu membayar kebaikannya, dan dia meminta imbalan atas kebaikannya. bukan itu.

Kasih itu mengampuni.
yaa, dengan catatan, orang yang membuat kita marah tersebut, ada effort buat berubah jadi lebih baik. ada usaha buat memperbaiki keadaan, dan nggak akan ngulangin lagi kesalahan yang sama.

waktu akan memulihkan keadaan kita. maybe it isn't forgotten, but forgiven.
Forgiveness is the glue, that repairs broken relationships.